Generasi Muda Masjid Raya Al Jabbar Provinsi Jawa Barat berlandaskan pada seperangkat nilai dasar yang menjadi pedoman moral, etis, dan operasional dalam seluruh aktivitas kelembagaan. Nilai-nilai dasar ini dirumuskan untuk memastikan bahwa setiap program, kebijakan, dan gerakan yang dilakukan senantiasa selaras dengan ajaran Islam, semangat kepemudaan, komitmen kebangsaan, kearifan lokal Jawa Barat, serta prinsip moderasi beragama.
Menjadi fondasi utama Generasi Muda Masjid Raya Al Jabbar. Nilai ini menegaskan bahwa seluruh aktivitas lembaga berorientasi pada penguatan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia, serta pengamalan ajaran Islam secara menyeluruh dan kontekstual. Keislaman dimaknai tidak hanya dalam aspek ritual ibadah, tetapi juga dalam perilaku sosial, etika kepemimpinan, dan tanggung jawab kemasyarakatan. Nilai ini mengarahkan Generasi Muda Masjid untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan spiritual yang menumbuhkan ukhuwah, amanah, keadilan, dan kepedulian sosial, sesuai dengan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin.
Mencerminkan karakter dinamis, kreatif, dan progresif yang melekat pada Generasi Muda Masjid. Nilai ini menempatkan pemuda sebagai subjek perubahan dan agen pembangunan peradaban berbasis masjid. Kepemudaan dimaknai sebagai semangat pembaruan, inovasi, dan keberanian untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam merespons tantangan era digital dan globalisasi. Melalui nilai kepemudaan, lembaga mendorong partisipasi aktif, pengembangan potensi, serta kaderisasi kepemimpinan pemuda yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Menjadi penegasan komitmen Generasi Muda Masjid Raya Al Jabbar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai ini berlandaskan pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kebangsaan dipahami sebagai kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Melalui nilai kebangsaan, Generasi Muda Masjid menegaskan bahwa keberagamaan dan kebangsaan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan saling menguatkan.
Menjadi identitas kultural yang membedakan Generasi Muda Masjid Raya Al Jabbar. Nilai ini bersumber dari tradisi dan budaya Sunda yang menekankan prinsip silih asah, silih asih, dan silih asuh, serta nilai Panca Waluya sebagai pedoman pembentukan karakter pemuda. Kearifan lokal dimaknai sebagai modal sosial yang memperkuat etika kebersamaan, kesantunan, dan harmoni sosial. Integrasi nilai ini menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelestarian budaya yang religius dan berkarakter.
Menjadi prinsip penting dalam menjaga keseimbangan dan harmoni kehidupan beragama. Nilai ini menegaskan sikap wasathiyah, toleran, inklusif, dan anti-ekstremisme dalam beragama. Generasi Muda Masjid berkomitmen untuk menumbuhkan pemahaman dan praktik keagamaan yang menghargai perbedaan, menjunjung dialog, serta mengedepankan kedamaian dan kemaslahatan bersama. Dengan nilai moderasi beragama, Generasi Muda Masjid Raya Al Jabbar diharapkan menjadi ruang pembinaan pemuda yang religius, terbuka, dan berkontribusi positif bagi terwujudnya Jawa Barat Istimewa yang damai dan berkeadaban.