Beranda
Tentang Kami
- Profil & Sejarah - Struktur Organisasi - Uraian Tugas - Visi & Misi - Fungsi & Peran Lembaga Program Kerja Press Rilis Media Kontak
✦ Peran Strategis ✦

FUNGSI & PERAN LEMBAGA

Generasi Muda Masjid Raya Al Jabbar Provinsi Jawa Barat memiliki fungsi dan peran strategis sebagai wadah pembinaan, penggerak, dan penguatan partisipasi generasi muda dalam menghidupkan peran masjid secara komprehensif. Fungsi dan peran lembaga ini dirancang untuk mendukung Masjid Raya Al Jabbar sebagai pusat peradaban Islam Jawa Barat yang istimewa, berkarakter, dan berakar kuat pada nilai-nilai lokal.

Fungsi Kaderisasi

Generasi Muda Masjid berfungsi sebagai sarana kaderisasi pemuda masjid yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Melalui pembinaan karakter, kepemimpinan, dan keorganisasian, lembaga ini menyiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, amanah, profesional, serta memiliki komitmen terhadap nilai keislaman, kebangsaan, dan kearifan lokal Jawa Barat.

Fungsi Dakwah dan Literasi Keislaman

Lembaga ini berperan sebagai penggerak dakwah dan penguatan literasi keislaman yang moderat, inklusif, dan kontekstual. Dakwah diarahkan tidak hanya pada aspek ritual, tetapi juga pada penguatan nilai sosial, budaya, dan kebangsaan, dengan menegaskan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Fungsi Sosial dan Kemasyarakatan

Generasi Muda Masjid menjalankan fungsi sosial dengan mendorong kepedulian, solidaritas, dan pengabdian pemuda kepada masyarakat. Masjid diposisikan sebagai pusat pelayanan sosial, penguatan ukhuwah, dan ruang partisipasi pemuda dalam menjawab berbagai persoalan kemasyarakatan.

Fungsi Inovasi dan Transformasi Digital Masjid

Dalam merespons perkembangan zaman, Generasi Muda Masjid berfungsi sebagai pelopor inovasi dan transformasi digital masjid. Pemanfaatan teknologi diarahkan untuk meningkatkan efektivitas dakwah, pengelolaan masjid, serta perluasan jangkauan pelayanan umat secara kreatif dan bertanggung jawab.

Fungsi Pengembangan Nilai-Nilai Kesundaan yang Selaras dengan Islam

Generasi Muda Masjid juga berfungsi sebagai wahana pengembangan dan internalisasi nilai-nilai Kesundaan yang sejalan dengan ajaran Islam. Nilai-nilai seperti silih asah, silih asih, silih asuh, tata krama, kesantunan berbahasa, serta filosofi Panca Waluya (cageur, bageur, bener, pinter, singer) diaktualisasikan dalam seluruh aktivitas kelembagaan. Melalui fungsi ini, masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan pelestarian budaya Sunda yang religius, humanis, dan berkeadaban. Integrasi nilai Kesundaan dengan Islam diharapkan mampu memperkuat identitas pemuda Jawa Barat, menumbuhkan rasa memiliki terhadap masjid, serta menjadikan Masjid Raya Al Jabbar sebagai pusat peradaban Islam yang berakar kuat pada budaya lokal dan relevan dengan dinamika masyarakat modern.